Monthly Archives: Desember 2010

Pintu Putar

Gambar : http://www.otakku.com/

Pintu Putar adalah Pintu yang dilengkapi sensor yang akan mendeteksi adanya orang / benda yang akan melewati Pintu serta dilengkapi mesin yang akan secara otomatis menggerakkan gear2 untuk memutar pintu,

Pintu akan berhenti berputar ketika sensor infrared tidak lagi mendeteksi , adanya benda

Seringkali Pintu putar hang ketika Peralihan Power PLN ke Genset atau sebaliknya, permasalahan ini awalnya disebabkan oleh beberapa hal, seperti kurangnya perawatan atau service berkala pada mesin, dan tidak adanya Supply Power Emergency yang membackup ketika Peralihan Power, yang bisa dilakukan ketika pintu putar hang adalah :

Troubel Shooting Ketika Pintu Putar Hang

1.       Jika Pintu Putar tidak bisa terkunci ketika OFF

a.       Geser switch pada posisi OFF dan tekan tombol reset

b.      Geser daun pintu yang diberi tanda isolasi pada posisi kunci

c.       selesai

2.       Jika Pintu Putar hang setelah peralihan power Genset / PLN padam

a.       Buat posisi pintu terkunci ( Ikuti langkah 1 )

b.      Geser Switch pada posisi ON

c.       Rangsang sesor infrared hingga pintu berputar

d.      selesai

Fire Alarm

A.    Sistem Instalasi Fire Alarm ini terdiri dari

  1. MCFA (Main Control Fire Alarm)
  2. LCD 80 (Liquid Crystal Display 80/ Anunnciator)
  3. FZM-1 (INTERFACE Module)
  4. FRM-1 (Relay Control Module)
  5. FMM 101 (Interface Monitor Module)
  6. FCM
  7. ROR/Heat Detektor (1350 F/570 C)
  8. Fixed temperature (1350 F/570 C)
  9. Indikator Lamp
  10. Alarm Bel
  11. Manual Push Button
  12. Gas Leak Detektor
  13. Flow Switch
  14. Selenoid
  15. Smoke FAN

B.     Fungsi Fire Alarm

Instalasi dan Peralatan Fire alarm berfungsi sebagai alat pendeteksi awal dari bahaya kebakaran, agar bahaya kebakaran yang terjadi dapat diatasi dengan segera sehingga biasa terhindar dari resiko yang lebih besar dan fatal

C.     Sistem Kerja Peralatan Fire Alarm.

1.     MCFA (Main Control Fire Alarm)

Merk            :        Notifier

Type            :        AFP 200

Capaciti       :        99 Modul

2. FMM

Merk             : Notifier

Model No     : MMX – 10

3. FZM (Inter Face Module)

Merk             : Notifier

Model No     : FZM-1 Interface Module

Yaitu perangkat yang berfungsi sebagai pengalamatan untuk zona detector dan di tampilkan pada display MCFA

 

4. FRM (Fire Relay Module)

Merk             : Notifier

Model           : FRM-1 Relay Control Module

Yaitu perangkat yang berfungsi menghidupkan alat-alat indicator alarm ketika mendapat perintah dari MCFA


5. Heat Detektor/ROR dan Fixed Temperatur Detektor

Merk            : System Sensor

Model No    : 5601

Single circuit 135oF (57oC) Rate of rise and fixed temp

Yaitu detector yang bekerja berdasarkan adanya kecepatan naiknya temperature dan batas temperature maximal yang diperbolehkan (135 F/57 C)


6. Smoke Detektor

Merk                     : System Sensor

Model No        : 881

Yaitu detector yang bekerja oleh adanya kedekatan asap dan debu yang dideteksi oleh smoke detector sudah pada batas yang telah ditentukan.

7. Gas Detektor

Merk          : AGFAS         (lama)

Model        : NO-104N      (lama)

Power Source : AC 230 Va.c. / 50 Hz

 

Merk          : wizmart

Model        : NB-983-LP

Operating Voltage : DC 24 V

Power Consumption : 2 W

Yaitu Detektor yang bekerja oleh adanya kebocoran gas LPG pada restaurant dan ruang sentral gas.

Alat ini akan mengirim sinyal ke FMM-101 untuk selanjutnya diteruskan ke panel control MCFA.

8. Manual Push Button


Yaitu alat yang bekerja secara manual dimana apabila terjadi adanya api/kebakaran alat ini akan bekerja setelah kita tekan pada Brek Glass/Kaca

 

9. Flow Switch

Yaitu alat yang bekerja apabila terjadi adanya aliran air/kebocoran pada system fire sprinkler disetiap lantai.

Alat ini akan mengirim sinyal ke FMM-101 untuk selanjutnya diteruskan ke panel control MCFA.

 

Apabila peralatan tersebut diatas bekerja, maka sinyal akan dikirim ke FZM-1 intrface modul sesuai dengan zone, address modul, selanjutnya sinyal diteruskan ke panel control MCFA, selanjutnya panel control akan mengirim perintah ke FRM relay control modul untuk membunyikan alarm bell dan menghidupkan indicator lamp dan solenoid, serta memberi perintah ke FCM untuk menghidupkan Smoke FAN secara general seluruh area, untuk lebih jelasnya system dan cara kerja Fire alarm ini dapat dipelajari pada Manual Book dan As Build Drawing….

Indikator Alarm

1. Bell

Yaitu Lonceng yang mengindikasikan adanya bahaya kebakaran

2. Indikator Lamp

Yaitu lampu yang mengindikasikan adanya bahaya kebakaran

3. Selenoid Valve

Yaitu alat yang bekerja menututup saluran gas LPG  secara otomatis ketika ada indikasi Alarm

 

4. Smoke FAN

Yaitu FAN/ kipas yang hidup secara otomatis ketika ada indikasi Alarm, berfungsi membuang udara keluar dari dalam gedung

 


PEMOGRAMAN

 

1. Tekan tombol Enter
2. Pilih nomor 1. PROGRAMING
3. Masukan Password : 00000 tekan Enter

Pilihan :

0. CLR

1. AUTO

2. POINT

3. PASSWD

4. MESSAGE => mengatur pesan pada layar monitor

5. ZONES

CHANGE ZONE LABEL

SELECT ZONE 01-89:…

ENTER UP TO 19 CHAR

6. SPL ZONES

7. SYSTEM

8. CHECK PRG

4. Masukan Password : 11111 tekan Enter

STATUS CHANGE PRESS:

1. DISABL

DISABLE/ENABLE

DETECTOR=*,AA,E

MODULE=#,AA,E

BELL CKT=*#,A,E

2. SENS/COMP

3. CLR VER

4. CLR HIST

5. TIME => mengatur display jam dan tanggal

6. WALK TEST

5. Pilih nomor 2. READ STATUS ENTRY

1. READ POINT =*/#,AA,E

2. PRINT POINT =1,E

3. READ HISTORY = 2,E

4. PRINT HISTORY = 3,E

Antena Omni Indor

Salah satu antena yang sering digunakan dalam Telekomunikasi khususnya Telekomunikasi Seluler adalah jenis omni directional karena pola radiasinya menyebar kesegala arah, Antena terdapat pada sisi Pengirim dan Penerima, pada sisi Pengirim antena berfungsi memancarkan sinyal Informasi ke udara yang berupa gelombang Elektromagnetik, antena pada penerima akan menangkap sinyal yang terpancar di udara selanjutnya diteruskan kepada perangkat penerima untuk dirubah menjadi Informasi yang menyamai informasi yang disampaikan pada pengirim

Permasalahan yang sering terjadi dalam komunikasi nirkabel adalah opstacle yaitu adanya penghalang pandangan antara Pengirim dan Penerima, sinyal yang dipancarkan antena-antena pada Tower BTS tidak bisa sepenuhnya menembus Mobile Station yang berada di dalam gedung seperti Mal, Plaza, Gedung Perkantoran, dibawah ini merupakan gambar Antena Omni Indor dari berbagai Provider yang tepasang di dalam gedung

Nah.., untuk mengatasi masalah karena sulitnya mendapatkan sinyal HP ketika sedang berada dalam sebuah gedung, maka Provider-provider Telekomunikasi memasang jaringan penguat sinyal di dalam gedung, prinsipnya sama dengan repeater, antena Omni dipasang diberbagai sudut dalam gedung yang biasa di pasang di atas Plafon.

Portal Parkir

Type Portal dari MAGSTOP ini memiliki kelebihan dari mesin Portal merk lain, telah dilengkapi dengan system Loop detektor yang berfungsi untuk mendeteksi adanya kendaraan yang melintas tepat di bawah Plank Portal, setelah kendaraan melintas maka dengan otomatis Plank Portal akan turun sendiri tanpa harus Operator Ticketing menekan Tombol manual dari Portal., kelebihan lain dari portal ini adalah selagi Loop Detektor masi mendeteksi adanya kendaraan yang berada di atasnya maka Plank portal tidak akan turun,

Masalah lain yang banyak terjadi pada sistem Portal Pintu masuk/ Keluar Parkir ini adalah sering kali kendaraan menyerobot masuk /Keluar sehingga menabrak Plank portal, sehingga Plank Portal yang terbuat dari bahan campuran Alumunium Bengkok bahkan patah, untuk mengganti Plank Portal dengan yang baru tentunya mengeluarkan biaya yg besar

Pada Portal dari MAGSTOP ini permasalan tersebut dapat di tanggulangi, baut yang terpasang pada Plank ke Body mesin yang biasa terbuat dari besi dinganti dengan baut nilon, baut yang terbuat dari bahan Plastik, baut ini akan mudah rusak/ patah ketika Plank Portal tertabrak oleh kendaraan, Plank Portal akan terlepas dari Body ketika tertabrak dan tidak akan mengalami kerusakan yang parah apalagi patah, sehingga kita cukup mengganti baut yang rusak tadi.,

LOOP DETEKTOR

Loop detektor pada Portal ini dapat diartika sebagai pendeteksi kendaraan yang berada tepat diatas detektor tersebut, Detektor ini terbuat dari sebuah Kabel NYAF 1×1.5 mm dengan panjang +- 30 m yang dimasukkan kedalam pipa yang sudah terbentuk persegi empat, kabel dimasukkan hingga lima putaran,

Info Barriers MAGSTOP (Car park barriers)

Merk        : Magnetic Autocontrol

Type         : MIB 30 & MIB 40

Technical data :                                         Unit                MIB 30           MIB 40

Maximum boom length                      :  mm                 3500                6000

Opening and closing time                  :  s                       1.4                   4.0

Voltage                                                      :  V                      230/115         230/115

Frequency                                                :  Hz                    50-60              50-60

Power consumption                            :  W                     120                  120

Housing: width                                       :  mm                 350                  350

Depth                                                         :  mm                 350                  350

Height                                                        :  mm                 1010                1010

Wight not including barrier boom   :  kg                     50                     50

INSTAL PORTAL MIB 30

A.    Langkah – langkah install control portal

  1. Pasang kabel loop detector (sensor) pada loop A (Kabel harus dipelintir)
  2. Pasang kabel control ke computer pada pin 27 & 28
  3. Pasang kabel control manual pada pin 26 & 29
  4. Pasang Power 1 phase 220 V & Grounding
  5. Setting program
  6. Setting adjust brake
  7. Selesai

B.   Setting Program

  1. Geser rotary switc ke 1, set program = 7
  2. Geser rotary switc ke 1, set sensitifitas loop A = 7 (untuk motor) atau A = 5 (untuk mobil), setting sensitifitas loop B = 0 ( OFF )
  3. Geser rotary switc ke 1, set Mode loop A = 7, Mode loop B =0
  4. Selesai

C.    Set adjust brake

  1. Letakkan posisi portal OPEN, dan switch rotary di 0 (nol)
  2. Tahan tombol hitam, dan putar switch rotary ke F dan kembali ke 0, kemudian lepas tombol hitam, maka pada layar akan muncul “…”
  3. Tekan tombol Hitam & Putih secara bersamaan, maka pada layar akan muncul “…”
  4. Pilih MIB 30 230 V dengan menekan tombol hitam, dan tekan tombol putih untuk OK
  5. Setelah muncul “Close barier tekan tombol Hitam & Putih secara bersamaan
  6. Setelah muncul “Open barier tekan tombol Hitam & Putih secara bersamaan
  7. Setelah muncul “Adjust brake tekan tombol Hitam & Putih secara bersamaan, maka portal akan naik turun sendiri, dan tunggu portal berhenti sendiri
  8. Matikan power portal dan hidupkan kembali
  9. selesai

Gambar Instalasi Barrier Gate MIB -30

D.   Bahan-bahan

  1. Control Box Type : CA-BX1– (Box push Button)                              : 1 bh
  2. Push Button POWELL SWITCH 600 max, AC250V, 6A              : 1 bh
  3. Jack mic mono + socket                                                                          : 1 bh
  4. Kabel NYAF 1×1.5 mm                                                                             : 30 m
  5. Kabel Power 3×1.5 mm                                                                            : 5 – 10 m
  6. Kabel AWG 22                                                                                              : 5 – 10 m
  7. Kabel Pancing (seling)                                                                              : 10 m
  8. Pipa PVC ½ “                                                                                                : 3 btng
  9. Pipa PVC 1”                                                                                                    : 2 btng
  10. Tee ½”                                                                                                             : 1 bh
  11. Elbow ½”                                                                                                        : 7 bh
  12. Elbow 1”                                                                                                          : 4 bh
  13. Flexible                                                                                                           : secukupnya
  14. Isolasi 3M                                                                                                      : 1 bh
  15. Steker                                                                                                               : 1 bh
  16. Box Panel 20 cm x 25 cm                                                                        : 1 bh

E.   Alat – alat

  1. Tang kombinasi
  2. Tang potong
  3. Obeng Plus
  4. Obeng Minus
  5. Tespen