Kabel E1, DDF, Dop dan Cable Striping


Kabel E1Media transmisi merupakan wadah penyaluran sinyal informasi baik itu Suara/ Voice, data berupa text, gambar, Video, dll

Media transmisi terbagi menjadi dua Guided (dipandu) dan Unguided (tidak dipandu), sesuai dengan namanya media yang dipandu merupakan media yang berupa fisik seperti kabel Tembaga (Coaxial, kabel E1, kabel UTP), Fiber Optic, dan media tidak dipandu yaitu udara atau disebut teknologi Wireless (Tanpa Kabel).

Nahh,, kali ini media yang akan dibahas yaitu Kabel E1, kabel yang sering ditemukan pada Jaringan Telekomunikasi menghubungkan antar perangkat Telekomunikasi seperti menghubungkan MSC (Main Switching Centre) to MGW (Main Gateway), MSC to BSC (Base Station Controler), BSC to TRC (Trascoder),

Pemasangan kabel E1 keperangkat menggunakan satuan E1, 1 E1 digunakan kabel 2 pair (4 bh kabel) 1 pair untuk Tx (transmit) dan 1 pair untuk Rx (Receive), dan satuan lainnya ialah

1 STM   = 63 E1 -> STM adalah kapasitas 1 module perangkat

1 E1       = 31 Time Slot -> Time Slot adalah jalur travic voice

HSL (High Speed Signaling link)

1 E1 dapat dilewati 2,048 Mbps, artinya 1 time slot memiliki kecepatan 64 Kbps

Menurut -> (http://id.wikipedia.org/wiki/E1) diakses 13 Juli 2011

“E1 atau sirkuit E-1 (Inggris: E-carrier) adalah nama format transmisi digital dengan 31 kanal suara digital berkecepatan 2,048 megabit per detik. E1 merupakan standar yang dipakai di Eropa dan Indonesia. Standar E1 ini ekivalen dengan standar T1 yang dipakai di Amerika, dengan perbedaan T1 menggunakan 24 kanal suara digital dengan kecepatan 1,554 megabit per detik.

Saluran ini berbentuk saluran telepon khusus dan digunakan pada awalnya untuk sambungan trunk antar sentral telepon, namun sekarang mulai banyak disewakan oleh perusahaan telekomunikasi untuk jalur komunikasi data.”

Ciri-ciri kabel E1

  1. Kulit luar sama seperti kabel LAN/UTP yang bewarna abu-abu
  2. lapisan ke-2 terdapat pembungkus alumunium foil
  3. lapisan ke -3 pembungkus plastik
  4. warna : Biru/Putih – Biru/Merah, Orange/Putih – Orange/Merah, Hijau/Putih – Hijau/Merah, Coklat/Putih – Coklat/Merah, Abu-abu/Putih – Abu-abu/Merah
  5. Terdapat kawat grounding

DDF

Terminal untuk Cross Connect kabel E1 disebut DDF, menghubungkan antara perangkat-perangkat Telekomunikasi yang menggunakan kabel E1 untuk media Transmisinya seperti menghubungkan MSC to TRC, MSC to BSC, BSC to Transmisi,

DDF mempunyai beberapa jenis :

  1. DDF K52
  2. DDF K57
  3. DDF LSA
  4. DDF 3M

lihat gambar fisik dari DDF :

DDF K52

Dop LSA

DDF LSA

 Dop

Alat yang basa disebut Dop ini berfungsi untuk mengCross Connect kabel E1 ke DDF, dan Cross Connect adalah istilah dari pemasangan kabel E1 ke DDF dengan menggunakan Dop, Dop juga mempunyai varian yang sama seperti DDF karena Dop bisa digunakan pada DDF dengan tipe yang sama, berikut gambar fisik dari Dop.

Dop K52

Dop K52

Dop K57

Dop K57Dop LSA

 

Cable Striping

Untuk mepermudah mengupas kabel E1 digunakan alat Cable Striping,

Cable Striping

Cable Striping

About sandi

Saya Sandi Gunawan, saat ini bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan swasta yang ada di Pekanbaru, saya dilahirkan dan dibesarkan di daerah kelurahan Sukaramai kecamatan Pekanbaru Kota, Pendidikan terakhir saya S1 Teknik Elektro di Fakultas Sains dan Teknologi UIN Suska Riau, inilah perkenalan singkat dari saya, wassalam

Posted on 13 Juli 2011, in Telekomunikasi. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: