Category Archives: Elektronika

Pintu Putar

Gambar : http://www.otakku.com/

Pintu Putar adalah Pintu yang dilengkapi sensor yang akan mendeteksi adanya orang / benda yang akan melewati Pintu serta dilengkapi mesin yang akan secara otomatis menggerakkan gear2 untuk memutar pintu,

Pintu akan berhenti berputar ketika sensor infrared tidak lagi mendeteksi , adanya benda

Seringkali Pintu putar hang ketika Peralihan Power PLN ke Genset atau sebaliknya, permasalahan ini awalnya disebabkan oleh beberapa hal, seperti kurangnya perawatan atau service berkala pada mesin, dan tidak adanya Supply Power Emergency yang membackup ketika Peralihan Power, yang bisa dilakukan ketika pintu putar hang adalah :

Troubel Shooting Ketika Pintu Putar Hang

1.       Jika Pintu Putar tidak bisa terkunci ketika OFF

a.       Geser switch pada posisi OFF dan tekan tombol reset

b.      Geser daun pintu yang diberi tanda isolasi pada posisi kunci

c.       selesai

2.       Jika Pintu Putar hang setelah peralihan power Genset / PLN padam

a.       Buat posisi pintu terkunci ( Ikuti langkah 1 )

b.      Geser Switch pada posisi ON

c.       Rangsang sesor infrared hingga pintu berputar

d.      selesai

Iklan

Fire Alarm

A.    Sistem Instalasi Fire Alarm ini terdiri dari

  1. MCFA (Main Control Fire Alarm)
  2. LCD 80 (Liquid Crystal Display 80/ Anunnciator)
  3. FZM-1 (INTERFACE Module)
  4. FRM-1 (Relay Control Module)
  5. FMM 101 (Interface Monitor Module)
  6. FCM
  7. ROR/Heat Detektor (1350 F/570 C)
  8. Fixed temperature (1350 F/570 C)
  9. Indikator Lamp
  10. Alarm Bel
  11. Manual Push Button
  12. Gas Leak Detektor
  13. Flow Switch
  14. Selenoid
  15. Smoke FAN

B.     Fungsi Fire Alarm

Instalasi dan Peralatan Fire alarm berfungsi sebagai alat pendeteksi awal dari bahaya kebakaran, agar bahaya kebakaran yang terjadi dapat diatasi dengan segera sehingga biasa terhindar dari resiko yang lebih besar dan fatal

C.     Sistem Kerja Peralatan Fire Alarm.

1.     MCFA (Main Control Fire Alarm)

Merk            :        Notifier

Type            :        AFP 200

Capaciti       :        99 Modul

2. FMM

Merk             : Notifier

Model No     : MMX – 10

3. FZM (Inter Face Module)

Merk             : Notifier

Model No     : FZM-1 Interface Module

Yaitu perangkat yang berfungsi sebagai pengalamatan untuk zona detector dan di tampilkan pada display MCFA

 

4. FRM (Fire Relay Module)

Merk             : Notifier

Model           : FRM-1 Relay Control Module

Yaitu perangkat yang berfungsi menghidupkan alat-alat indicator alarm ketika mendapat perintah dari MCFA


5. Heat Detektor/ROR dan Fixed Temperatur Detektor

Merk            : System Sensor

Model No    : 5601

Single circuit 135oF (57oC) Rate of rise and fixed temp

Yaitu detector yang bekerja berdasarkan adanya kecepatan naiknya temperature dan batas temperature maximal yang diperbolehkan (135 F/57 C)


6. Smoke Detektor

Merk                     : System Sensor

Model No        : 881

Yaitu detector yang bekerja oleh adanya kedekatan asap dan debu yang dideteksi oleh smoke detector sudah pada batas yang telah ditentukan.

7. Gas Detektor

Merk          : AGFAS         (lama)

Model        : NO-104N      (lama)

Power Source : AC 230 Va.c. / 50 Hz

 

Merk          : wizmart

Model        : NB-983-LP

Operating Voltage : DC 24 V

Power Consumption : 2 W

Yaitu Detektor yang bekerja oleh adanya kebocoran gas LPG pada restaurant dan ruang sentral gas.

Alat ini akan mengirim sinyal ke FMM-101 untuk selanjutnya diteruskan ke panel control MCFA.

8. Manual Push Button


Yaitu alat yang bekerja secara manual dimana apabila terjadi adanya api/kebakaran alat ini akan bekerja setelah kita tekan pada Brek Glass/Kaca

 

9. Flow Switch

Yaitu alat yang bekerja apabila terjadi adanya aliran air/kebocoran pada system fire sprinkler disetiap lantai.

Alat ini akan mengirim sinyal ke FMM-101 untuk selanjutnya diteruskan ke panel control MCFA.

 

Apabila peralatan tersebut diatas bekerja, maka sinyal akan dikirim ke FZM-1 intrface modul sesuai dengan zone, address modul, selanjutnya sinyal diteruskan ke panel control MCFA, selanjutnya panel control akan mengirim perintah ke FRM relay control modul untuk membunyikan alarm bell dan menghidupkan indicator lamp dan solenoid, serta memberi perintah ke FCM untuk menghidupkan Smoke FAN secara general seluruh area, untuk lebih jelasnya system dan cara kerja Fire alarm ini dapat dipelajari pada Manual Book dan As Build Drawing….

Indikator Alarm

1. Bell

Yaitu Lonceng yang mengindikasikan adanya bahaya kebakaran

2. Indikator Lamp

Yaitu lampu yang mengindikasikan adanya bahaya kebakaran

3. Selenoid Valve

Yaitu alat yang bekerja menututup saluran gas LPG  secara otomatis ketika ada indikasi Alarm

 

4. Smoke FAN

Yaitu FAN/ kipas yang hidup secara otomatis ketika ada indikasi Alarm, berfungsi membuang udara keluar dari dalam gedung

 


PEMOGRAMAN

 

1. Tekan tombol Enter
2. Pilih nomor 1. PROGRAMING
3. Masukan Password : 00000 tekan Enter

Pilihan :

0. CLR

1. AUTO

2. POINT

3. PASSWD

4. MESSAGE => mengatur pesan pada layar monitor

5. ZONES

CHANGE ZONE LABEL

SELECT ZONE 01-89:…

ENTER UP TO 19 CHAR

6. SPL ZONES

7. SYSTEM

8. CHECK PRG

4. Masukan Password : 11111 tekan Enter

STATUS CHANGE PRESS:

1. DISABL

DISABLE/ENABLE

DETECTOR=*,AA,E

MODULE=#,AA,E

BELL CKT=*#,A,E

2. SENS/COMP

3. CLR VER

4. CLR HIST

5. TIME => mengatur display jam dan tanggal

6. WALK TEST

5. Pilih nomor 2. READ STATUS ENTRY

1. READ POINT =*/#,AA,E

2. PRINT POINT =1,E

3. READ HISTORY = 2,E

4. PRINT HISTORY = 3,E